Senin, 24 September 2012

Psikologi Belajar (MINDMAP)









sumber : Gredler. M. E., 2011. Learning And Instruction: Teori Dan Aplikasi. Tri Wibowo, B.S. Jakarta : Kencana

Minggu, 16 September 2012

Psikologi Belajar (tugas kelompok)


kelompok 
Aisyah hudaya    09-091
Fitri Dian Adlina 10-091


Menurut kelompok kami  teori-teori yang dipaparkan oleh Piaget sesuai dengan pembelajaran-pembelajaran yang kami dapatkan dari pengalaman kami sendiri. Sesuai dengan yang di jelaskan Piaget pengetahuan adalah proses mengetahui sesuatu hal melalau interaksi dengan lingkungan. Piaget juga menjelaskan dalam menciptaan pengetahuan, individu dan objek berpadu dan tidak dapat dipisahkan. Bahkan “hubungan antara pembelajar dan objek tidak ditentukan sebelumnya dan yang lebih penting adalah relasi itu tidak stabil: (Piaget, 1970b, h. 704). Piaget mengatakan ada empat faktor yang diperlukan untuk transformasi perkembangan dari satu bentuk penalaran ke bentuk lain. Faktor itu adalah lingkungan fisik, kematangan, pengaruh sosial, dan proses yang disebut sebagai penyeimbang (equilibration) (Piaget, 1977).
Ketika masalah muncul permasalaahan salam kegiatan belajar Piaget (1973) menjelaskan keterampilan memecahkan masalah tidak dapat diajarkan langsung.  Dari teori ini, guru kami tidak memberikan pemecahan masalah yang kami alami untuk menyelesaikan tugas. Tetapi kami di suruh untuk memecahkannya sendiri.  Dalam teori Piaget (1973), Salah satu sumber motivasi  yakni kebutuhan. Kebutuhan bisa bersifat fisiologis, afektif, dan intelektual. Karena kecerdasan mencari pemahaman dan penjelasan, kebutuhan intelektual sering muncul dalam bentuk pertanyaan atau masalah.
Salah satu sumber motivasi menurut Piaget (1973) yakni kebutuhan. Kebutuhan bisa bersifat fisiologis, afektif, dan intelektual. Karena kecerdasan mencari pemahaman dan penjelasan, kebutuhan intelektual sering muncul dalam bentuk pertanyaan atau masalah. Dalam konteks proses kognitif dan pembelajaran Piaget terdapat konsep “mengajarkan pemecahan masalah”. Menurut Piaget, keterampilan memecahkan masalah tidak dapat diajarkan langsung. Ini penting bagi perkembangan keterampilan pemecahan masalah. Piaget (1973) menekankan pentingnya interaksi teman sebaya dalam konteks eksperimentasi mandiri.
Piaget (1973) mengindikasikan bahwa tidak ada tugas yang lebih sulit bagi guru ketimbang menyesuaikan diri dengan aktivitas mental spontan dari anak atau remaja. Peran guru pertama adalah membuat dan mengorganisasikan kelas. 

Psikologi Belajar

Pengalaman dan teori Piaget


Pengalaman yang paling tidak terlupakan dalam hidup saya ketika saya dan teman-teman saya pergi kepusat berbelanjaan. Ketika itu sekolah saya sedang melakukan bazar untuk orang yang tidak mampu. Saya dan teman-teman menjadi pantia dalam kegiatan tersebut. Setalah pulang dari acara kepanitian itu pun kami berencana ingin menonton bioskop disalah satu pusat berbelajaan. Dan kebetulan teman saya ada yang membawa mobil dengan solar.

Dalam perjalanan kami kepusat berbelanjaan itu kami saling mencerikan pengalaman-pengalaman yang kami alami sewaktu bazar terjadi. Ada yang menceritakan tentang yang lucu-lucu dan juga yang menceritakan dia dimarahi oleh pembeli. Sewaktu mau parkir dipusat berbelanjaan, kami agak untuk kesulitan mencari parkir. Jadinya kami harus naik kelantai yang lebih tinggi untuk melihat parkir yang kosong, sewaktu kami akan naik ke lantai selanjutnya, tiba-tiba mobilnya berhenti dan seperti tidak kuat untuk naik keatas. Kami smua menjerit didalam mobil dan teman saya yang membawa mobil wajahnya menjadi pucat. Karena ketika mobil tidak bisa di berhentikan diatas tanjakan makanya mobilnya akan turun kebawah sehingga akan menjadikan tambarakan berantai kebelakangnya. Teman saya yang membawa mobil panik dan kami smua juga panic.

Dan akirnya ada seorang teman yang menceletuk “coba liat giginya ja ! pindahkan balek ke satu” kawan saya yang membawa mobil langsung mengikuti perintah teman saya yang lain dan kami pun akirnya bisa naik. Ternyata ketika kami makan, kami membahas pengalaman yang kami alami tadi ternyata kawan saya yang membawa mobil seharusnya menganti dulu kegigi satu sebelum naik tanjakan yang lumayan tinggi.




Dari pengalaman saya ini saya menghubungannya dengan teori yang dimiliki oleh Piaget. Piaget menjelaskan pengetahuan adalah proses mengetahui sesuatu hal melalau interaksi dengan lingkungan. Ketika teman saya hilang arah dan dia lupa dengan apa yang seharusnya dia lakukan karena adanya interaksi yang terjadi, dan teman yang lain mengingatkan dia tentang pengetahuan yang lain. Makanya dia mendapat perbaikan atas kesalahan yang sudah diperbuatnya. 
Piaget juga menjelaskan dalam menciptaan pengetahuan, individu dan objek berpadu dan tidak dapat dipisahkan. Bahkan “hubungan antara pembelajar dan objek tidak ditentukan sebelumnya dan yang lebih penting adalah relasi itu tidak stabil: (Piaget, 1970b, h. 704). Piaget mengatakan ada empat faktor yang diperlukan untuk transformasi perkembangan dari satu bentuk penalaran ke bentuk lain. Faktor itu adalah lingkungan fisik, kematangan, pengaruh sosial, dan proses yang disebut sebagai penyeimbang (equilibration) (Piaget, 1977). Ketika kami tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dengan mobil kawan saya, kami diberitahukan tentang perbedaan antar mobil solar dengan bensin dan ketika ada teman juga yang saling mengisi pengetahuan tersebut kami menjadi lebih mengerti apa sebenarnya yang terjadi.


Selasa, 11 September 2012

MATA KULIAH : PSIKOLOGI BELAJAR

KELOMPOK
Aisyah Hudaya      09-091



TEORI PERKEMBANGAN KOGNITIF JEAN PIAGET


Pada 1920-an, seorang psikolog muda Swiss memulai kajiannya tentang berpikir anak-anak. Sebagai karyawan di Binet Institute, tanggungjawab Piaget adalah mengembangkan pertanyaan tes kecerdasan vrsi Perancis dalam bahasa Inggris. Dengan menggunakan teknik wawancara terbuka dari teknik psikoanalisis, Piaget meneliti penjelasan kekeliruan anak.
Untuk memahami gagasan tentang belajar yang memandai,  kita pertama-tama harus menjelaskan bagaimana individu bisa mengontruksi dan menciptakan, bukan hanya bagaimana dia mengulangi dan meniru. (Piaget, 1970b)
Piaget bertujuan untuk menemuakn karakteristik logika alamiah – logika bertindak, berbicara, berpikir, dalam berbagai macam bentuk (Inhelder & deCaprona, 1990, h. 39). Bidang yang dibahas, yaitu:
1.  Bahasa dan pimukiran anak-anak,
2. Pemahamana anak tentang kausalitas dan dunia,
3. Perkembangan moral,
4. Penalaran artimatika,
5. Tahap-tahap dalam perkembangan kognitif anak bayi, 
6. Komponen pemikiran logis,
7. Analisis pemikiran pra-logis.

Yang membuat karya Piaget terhambat karena ada tiga faktor, yaitu:
1. Hanya sedikit tulisan dan riset Jenewa yang tersedia dalam bahasa inggris.
2. Piaget, dalam karya tulisannya dan riset Jenewa yang tersedia dalam bahasa kembali tujuan karya, dan karenanya rawan terjadi kesalahan aplikasi teori menyatakan persoalan yang kurang tepat (Chapman, 1988).
3. Piaget terus merevisi dan mengerjakan ulang teorinya berdasarkan ekperimen yang berkesinabungan; dia pernah mendeskripsikan dirinya sebagai revisionis utama (Piaget, 1970b).

PRINSIP PERKEMBANGAN KOGNITIF
-          Piaget berpendapat bahwa pendapat tradisional tentang belajar adalah keliru dalam 3 hal. Pertama, para psikolog dan pendidik biasanya mendeskripsikan pengetahuan sebagai : 
(a) beberapa entitas “di luar” objek dan pristiwa yang 
(b) terdiri dari informasi objektif statis tentang dunia “riil”. Karenanya, 
(c) individu dan lingkungan ekstrnal dapat dipisahkan menjadi dua entitas dalam setiap definisi pengetahuan

Asumsi Teoti Perkembangan Kognitif Piaget
Pertanyaan
Sumber
Asumsi
Apa hakikat pengetahuan?
Filsafat
Pengetahuan adalah mengetahui, dan ia adalah sebuah proses yang diciptakan melalui aktivitas pemelajar.
Apa relasi antara orang yang mengetahui dan realitas?

   (a)Dalam penciptaan pengetahuan, individu dan objek berpadu dan tidak dapat dipisahkan.
  (b)Hubungan antara pembelajar dan objek tidak ditentukan sebelumnya dan yang lebih penting adalah relasi itu tidak stabil: (Piaget, 1970b, h. 704).
Apa hakikat kecerdasan?
Biologi
Kecerdasan manusia dan organisme berfungsi serupa. Keduanya adalah sistem teroganisasi yang secara konstan berinteraksi dengan lingkungan. Mereka juga membangun struktur yang mereka butuhkan dalam rangka berdaptasi dengan likungan (Piaget, dalam Bringuier, 1980, hlm 3)
Apa metode investigasi yang tepat?
Psikologi
Observasi dan ekperimentasi.


- Menurut Piaget, sifat pengetahuan dan relasi pembelajar dengan realitas adalah persoalan filosofis. Biologi, menurutnya, memberikan jawaban untuk hakikat kecerdasan, dan psikologi berkaitan dengan isu metode kajian yang tepat (observasi dan percobaan)
- Kecerdasan bukan ciri statis yang dapat dinilai secara kuantitatif. Sebaliknya, kecerdasan adalah aktif,dinamis, dan senantiasa berubah
- Ada empat faktor yang diperlukan untuk transformasi perkembangan dari satu bentuk penalaran ke bentuk lain. Faktor itu adalah lingkungan fisik, kematangan, pengaruh sosial, dan proses yang disebut sebagai penyeimbang (equilibration) (Piaget, 1977)

KOMPONEN PERKEMBANGAN KOGNITIF
-  Unit dasar dari pemikiran logis adalah jenis aktivitas kognitif tertentu yang disebut Piaget sebagai operations (operasi), merupakan struktur kognitif yang mengatur penalaran logis dalam pengertian yang luas. Tanpa sistem pemikiran logis ini, anak tidak dapat membedakan antara pengetahuan dan keinginan, dakta dan fantasi, atau antara apa yang seharusnya, apa adanya, yang pasti terjadi, atau yang tidak dapat terjadi.
- Struktur operaasional berkembang secara perlahan-lahan,selama berbulan-bulan dan bertahun-tahun. Sebelum anak mengembangkan struktur operasional (level pemikiran operasional), anak tidak dapat membedakan antara realitas, kemungkinan, dan keniscayaan (peringkat  I). Pada pringkat IIA, anak memikirkan sedikit kemungkinan konkret, dan pada peringkat IIB, ketika operasi konkret sudah mapan, setiap kemungkinan diperlakukan sebagai sesuatu yang dapat dipahami. Anak peringkat III mengenali kemungkinan terbatas dan juga secara sistematis mngesampingkan kemungkinan sampai mereka mendapatkan satu kemungkinan yang pasti.
- Proses fundamental dalam perkembangan pemikiran logis adalah asimilasi, akomodasi, dan kuilibrasi. Asimilasi adalah integrasi elemen eksernal ke dalam struktur internal pembelajar. Akomodasi mencakup penyesuaian dalam struktur internal pembelajar dan transformasi kualitatif dalam pemikiran. Sedangkan ekuilibrasi adalah seperangkat proses yang kompleks dan dinamis yang secara kontinyu mengatur perilaku


PRINSIP PEMBELAJARAN
Pembelajar mengonstruksi pengetahuan melalui riset mandiri dan kerja sama dengan temannya. Peran guru adalah mengorganisasikan dan menciptakan situasi yang memberikan masalah yang bermakna dan mengajukan pertanyaan yang mendalam yang akan membangkitkan pemikiran anak

APLIKASI PENDIDIKAN
·         Karakteristik pembelajar
Teori Jean Piaget membahas isu luas yang berkaitan dengan perkembangan kognitif, adalah:
1. Perbedaan individual. Tujuannya untuk mengidentifikasi dan mempelajari hukum universal perkembangan kognitif.
2. Kesiapan. Kesiapan mengandung dua makna dalam teori Piaget. Yang pertama adalah kapasitas individual untuk mengasimilasikan informasi baru, perasyaratannya adalah kerangka kognitif yang dapat menggunakan informasi baru. Sisi kedua dimana kesipan dimanifestasikan adalah dalam hubungannya dengan konstruksi stuktur kognitif logis.
3. Motivasi. Piaget mengindentifikasi dua sumber motivasi. Yang pertama adalah faktor motivasi umum yang berfungsi pada semua peringkat perkembangan yakni kebutuhan. Sumber motivasi kedua adalah konten atau isi kebutuhan pada usia atau periode  perkembangan tertentu.

-          Tiga isu kelas yang penting adalah mengembangkan keterampilan “bagaimana belajar”, member transfer belajar, dan mengajarkan pemecahan masalah
-          Sumbagan karya Piaget bagi praktik pendidikan adalah bahwa ia mengubah pandangan tentang anak dari pendapat semula bahwa anak adalah orang dewasa kecil ke pendapat bahwa anak memiliki pola pemikiran yang khas dan terus berubah

sumber : Gredler. M. E., 2011. Learning And Instruction: Teori Dan Aplikasi. Tri Wibowo, B.S. Jakarta : Kencana

semoga bermanfaat